Loading...

STMT Malahayati Gelar Workshop Interaktif di SMKN 61 Jakarta, Bekali 100 Taruna/i dengan Wawasan Karier Industri Maritim dan Mental Health Awareness

Jakarta, 24 Juli 2026 – Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Malahayati menyelenggarakan Workshop Interaktif Peluang Karier Industri Maritim dan Mental Health Awareness di SMKN 61 Jakarta sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang transportasi dan kemaritiman. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (24/7) ini diikuti oleh 100 taruna/i SMKN 61 Jakarta yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Workshop dipandu oleh Bapak Sukardi, S.E., M.M. selaku moderator yang membawa jalannya acara secara komunikatif dan interaktif.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua STMT Malahayati, Ibu Dr. Mardiana, S.Pd., M.Pd., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim memerlukan generasi muda yang siap menghadapi tantangan industri dengan kompetensi yang unggul serta kesehatan mental yang baik.

Ketua STMT Malahayati, Dr. Mardiana, membuka Workshop Interaktif Peluang Karier Industri Maritim dan Mental Health Awareness di SMKN 61 Jakarta.

Ketua STMT Malahayati, Dr. Mardiana, membuka Workshop Interaktif Peluang Karier Industri Maritim dan Mental Health Awareness di SMKN 61 Jakarta.

“Industri maritim merupakan salah satu sektor strategis yang terus berkembang dan menawarkan peluang karier yang sangat luas. Namun, keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, melainkan juga oleh kesiapan mental, karakter, kemampuan beradaptasi, dan semangat untuk terus belajar. Melalui workshop ini, kami berharap para taruna dan taruni SMKN 61 Jakarta memperoleh wawasan baru mengenai prospek karier di industri maritim sekaligus memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bekal untuk meraih kesuksesan di masa depan.”

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Moh. Kalyubi, S.T., Wakil Kepala Sekolah SMKN 61 Jakarta. Beliau mengapresiasi inisiatif STMT Malahayati dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang memberikan gambaran nyata mengenai dunia pendidikan tinggi, peluang karier di sektor transportasi laut, serta pentingnya kesiapan mental bagi calon tenaga kerja masa depan.

Harmuzan, S.Pd., M.M. menyampaikan materi Mental Health di Industri High Risk kepada 100 taruna dan taruni SMKN 61 Jakarta.

Harmuzan, S.Pd., M.M. menyampaikan materi Mental Health di Industri High Risk kepada 100 taruna dan taruni SMKN 61 Jakarta.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Harmuzan, S.Pd., M.M. dengan tema “Mental Health di Industri High Risk & Strategi Pengelolaan Stres Kerja.” Beliau menjelaskan bahwa industri berisiko tinggi seperti sektor maritim membutuhkan individu yang memiliki ketahanan mental, kemampuan mengelola tekanan kerja, serta keseimbangan antara produktivitas dan kesehatan psikologis.

Pemberian hadiah kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan pada Workshop Interaktif STMT Malahayati.

Pemberian hadiah kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan pada Workshop Interaktif STMT Malahayati.

Suasana workshop berlangsung semakin interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan serta menjawab pertanyaan dari narasumber. Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang berhasil menjawab dengan tepat mendapatkan hadiah sehingga menambah semangat dan antusiasme selama kegiatan berlangsung.

Capt. Arief Supriatna memaparkan peluang karier di industri transportasi laut dan maritim kepada peserta workshop.

 

Capt. Arief Supriatna memaparkan peluang karier di industri transportasi laut dan maritim kepada peserta workshop.

Materi kedua disampaikan oleh Capt. Arief Supriatna, S.M., M.M.Tr., M.Mar. melalui tema “Membaca Peluang Karier di Industri Transportasi Laut & Maritim.” Dalam sesi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri maritim nasional dan global, ragam profesi di bidang transportasi laut, kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja, hingga peluang melanjutkan pendidikan untuk meningkatkan daya saing di industri kemaritiman.

Melalui workshop ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai peluang karier industri maritim, tetapi juga memahami pentingnya menjaga mental health sebagai modal utama untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang dinamis dan kompetitif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) STMT Malahayati yang bertujuan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam menciptakan generasi muda yang kompeten, berkarakter, adaptif, dan siap bersaing di industri transportasi serta maritim Indonesia.

Dosen STMT Malahayati, narasumber, Wakil Kepala Sekolah SMKN 61 Jakarta, pendamping, dan 100 taruna/i berfoto bersama usai Workshop Interaktif Peluang Karier Industri Maritim dan Mental Health Awareness.

 

 

 

Dosen STMT Malahayati, narasumber, Wakil Kepala Sekolah SMKN 61 Jakarta, pendamping, dan 100 taruna/i berfoto bersama usai Workshop Interaktif Peluang Karier Industri Maritim dan Mental Health Awareness.

Workshop ditutup dengan pemberian plakat yang diberikan oleh Ketua STMT Malahayati, ibu Dr. Mardiana kepada Wakil Kepala Sekolah SMKN 61 Jakarta serta sesi foto bersama yang diikuti oleh seluruh dosen STMT Malahayati, para narasumber, Wakil Kepala Sekolah SMKN 61 Jakarta beserta pendamping, dan seluruh taruna/i SMKN 61 Jakarta sebagai simbol sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik.